Haiiii I'm here again.
Gue lagi mau puasa berturut-turut nihh. Sisa 2 hari lagiii. Go Puasa Win, Caniiiii \:D/
You know, blog? Gue lagi sedih, bukan galau ya, tapi sedih. Sedih dan galau itu berbeda, oke? Good.
Huft. Jadi cewek itu ternyata 'agak' ribet ya. Bukannya gue ngga mensyukuri, tapi, namanya perasaan cewek (atau mugkin hanya perasaan gue) itu, tuh, yaaah, gitulah, can't be described. Apalagi kalo mau period. HA HA HA. Gue gatau udah bikin berapa banyak orang gondok gara-gara ulah gue :') *backsound: Taylor Swift - You're not Sorry*
Saat ini gue lagi mikir (wow, gue bisa mikir._.) apa yang bikin gue sedih. Apa ya.....
Mikir......
Mikir......
Mikir......
Tidur......
Bangun!!!!!
Ya, gue tau. apa yang bikin gue sedih. Hey, gue cuma sedih, sekarang gue gatau harus apa, dengan segala macem kekacauan dan keadaan disekitar gue.
Yep. Dasar gue. Kerjaannya curhat molo. HA HA HA. Parahnya, gue gatau apa yang mau dicurhatin. Bodoh, yegak?-_-
Kenapa sebagian besar permasalahan itu tentang, wait for it (ala Barney)..... C-I-N-T-A?
Huft, coba gue kaya Barney Stinson. Dia menjalani hidup woles, dikelilingi temen-temennya yang gila, berdsarkan cerita yang dituturkan sama Ted. Cuma waktu dia sama Robin aja ketar-ketir, walaupun bisa dibilang woles juga, dia akhirnya memutuskan untuk menikah dengan Robin. I mean, how woles can he be? Dan seluruh cerita itu berdasarkan cerita yang dikasih tau Ted ke anak-anaknya. How I Met Your Mother.
Saying I love you to best friends, giving your best advice, having bear hug.
Tapi, yah, kalo gue kaya gitu juga kalo gue punya pacar pasti dia udah ngamuk waqwaqwaq=)) oke, kenapa gue terpengaruh film-_-
The thing is, gue mau bisa merubah pandangan gue terhadap hal-hal negatif yang terjadi.
Gue mau menjadi kritis, bukan menghakimi. Kenapa? Karena menurut gue, kita ini peserta, bukan jurinya.
Gue ga berhak ngejudge dia itu kaya gini atau gitulah, padahal dibalik layar, beda jauh.
Pernah Owet cerita ke gue:
"Seringkali waktu gue berangkat sekolah pagi2, waktu naik angkot 114, di depan gapura biasanya naik sepasang suami-sitri. Si suami badannya kecil, pake kacamata, kumis sikat-gigi, kemeja putih garis2 biru dan celana item bahan. Si istri agak lebih gede dari suami, pake kerudung, baju dan celana ungu. terus di Ciputat, si suami turun sama gue. Istrinya cium tangan suaminya dan lanjut ke Ciputat. Gue nyebrang jalan. Tiap kali ngeliat mereka gue ngerasa damaaaiiiii aja. Kita ga tau, dibelakangnya mereka itu rukun juga atau ngga, tapi mereka bisa memperlihatkan kalau mereka bisa bahagia dengan hal-hal kecil."
Gue pingin, bisa over-excited. Tapi yah, namanya berlebihan itu ngga baik yaa-_-
Tapi gue juga pernah ngeliat pemandangan kaya gitu, dari angkot yang berbeda, tapi gue tau, itu adalah pasangan suami-istri yang bawa anak bayinya, mereka keliatan seneng, hanya dengan ngeliat wajah bayi itu dan dengan sekantong jeruk, walaupun harus bawa tas bayi. Gimana gue ga terharu? :') *lebay
Gue seneng banget mengobservasi *sok atau lebih tepatnya, memperhatikan gerak-gerik orang lain. Mereka bahagia, sedangkan gue sedang bersusah-susah. Hanya dengan dorongan dari orang-orang sekitar gue, dan gue harus bisa mainin 2 peran. Wow. Penderitaan kita semua sama, kawan! \:D/ *sotoy-_- dan gue tau, gue bisa berjuang, mengeluarkan usaha terbaik gue. STOP your thinking about boys, Can. Oke? Stop..........................................oke._.
Kalian berkata aku tegar
Saat air mataku jatuh
Saat aku berteriak
Menahan sakit kepedihan yang kurasa
Apa itu yang disebut tegar?
Suara-suara itu menahanku untuk menangis
Aku berusaha tersenyum
Walaupun bukan dari hati
Aku percaya aku akan bahagia
Namun ujian itu tetap ada
Dan saat aku berhasil melewatinya
Dapat aku simpulkan
Tak berarti akhir kisah ini bahagia
Saat air mataku jatuh
Saat aku berteriak
Menahan sakit kepedihan yang kurasa
Apa itu yang disebut tegar?
Suara-suara itu menahanku untuk menangis
Aku berusaha tersenyum
Walaupun bukan dari hati
Aku percaya aku akan bahagia
Namun ujian itu tetap ada
Dan saat aku berhasil melewatinya
Dapat aku simpulkan
Tak berarti akhir kisah ini bahagia
-Tegar, by Asyifa N.A.
(bukan Tegar adeknya Narat yaa._.)
Benar, gue emang ga tau, akhir kisah gue bakal kayak gimana. Tapi gue tau tujuan gue, adalah untuk bisa bikin diri gue dan orangtua bangga. Bisa bikin orang-orang sekitar gue happy. Bisa terbang ke langit, meraih mimpi dan cita-cita #eyak Bisa ketemu di bawah Menara Jam Big Ben, waktu Winter. #kode waqwaqwaq=)) dan lain-lainnya.
SEMANGAT, LISANI ALHAY LUSARNO, PASTI BISA!!!
Thank you, Bloggy. For your time and your page. Ah, ai lap yu bgt daiiiii :*
I'm observating.....................................
SETOOOOOOPPP-_-



No comments:
Post a Comment